Tuesday, 7 February 2012

Fungsi dan peranan Kurikulum

    Setelah kita mengetahui pengertian kurikulum, lalu kurikulum itu kita gunakan untuk apa? Sejauhmanakah peranannya? Ayo kita bahas bersama-sama...

    Bagi seorang pendidik, khususnya guru, kurikulum berfungsi sebagai pedoman dalam melaksanakan pembelajaran. Agar mencapai target dengan maksimal. Lain halnya bagi seorang kepala sekolah, dimana kurikulum baginya berfungsi sebagai pedoman dalam melaksanakan pengawasan terhadap berlangsungnya proses pembelajaran agar tidak keluar dari koridornya.

    Orang tua juga membutuhkan kurikulum, yakni sebagai alat bantu berupa pedoman untuk membimbing anaknya dalam proses belajar di rumah. Begitupula dalam masyarakat luas, kurikulum berfungsi sebagao pedoman untun memberi bantuan bagi penyelenggaraah proses pendidikan di sekolah. Bagi siswa sendiri, kurikulum berfungsi sebagai pedoman belajar, panduan untuk mengetahui apa-apa saja yang harus dipelajari dan dipahami olehnya.

Dari berbagai sumber, ada enam fungsi kurikulum yang berkaitan dengan fungsi kurikulum bagi siswa, diantaranya adalah:

  1. Fungsi Penyesuaian ( the adjustive or adaptive function ) : Kurikulum harus mampu mengarahkan siswa agar mampu menyesuiaankan dirinya dengan lingkunagn baik lingkungan fisik maupun lingkungan sosial.
  2. Fungsi Integrasi ( the integrating function ) : Kurikulum bermakna sebagai alat pendidikan harus mampu menghasilkan pribadi-pribadi yang utuh, untuk dapat hidup dan berintegrasi dengan masyarakat.
  3. Fungsi Diferensiasi ( the differenting function ) : Kurikulum bermakna sebagai alat pendididkan harus mampu memberikan pelayanan terhadap perbedaan individu siswa.
  4. Fungsi Persiapan ( the propedeutic function ) : Kurikulum bermakana sebagai alat pendidikan harus mampu mempersiapkan siswa untuk melanjutkan studi kejenjang pendidikan selanjutnya.
  5. Fungsi Pemilihan ( the selective function ) : Kurikulum bermakna sebagai alat pendidikan harus mampu memberi kesempatan kepada siswa untuk memilih program belajar yang sesuai dengan kemampuan dan minatnya.
  6. Fungsi Diagnostik ( the diagnostic function ) : Kurikulum bermakna sebagai alat pendidikan harus mampu membantu dan mengarahkan siswa untuk dapat memahami dan menerima kekuatan (potensi) dan kelemahan yang dimilikinya.


0 comments :